Social Icons

Pages

Sunday, April 14, 2013

Filosofi Cermin

Mau share filosofi menarik tentang “cermin". Rasulullah pernah berkata, ” Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya.... “

Tatkala kita bercermin dan menemui sesuatu yang tidak kita sukai. Apakah yang akan kita lakukan? Merubah cermin???

Ternyata hal  terbaik yang dilakukan apabila melihat suatu kotoran pada cermin adalah merubah diri bukan merubah cermin.

Begitupun dengan saudara kita sesama  mukmin. Apabila kita melihat ada kebaikan atau pun kejelekan yang tidak kita sukai. Maka perhatikanlah diri kita.

Perlakukanlah saudara kita sebagai cermin diri. Jika yang kita lihat adalah akhlak mulia pada saudara kita, maka sepatutnyalah kita meneladaninya.

Jika yang kita lihat adalah aib dan keburukannya, maka  sudah sepatutnya kita untuk koreksi diri.

Karena lingkungan disekitar kita merepresentasikan seperti apa diri kita.

Begitu pun berlaku dengan partner, sahabat, atau pasangan. Ketika kita melihat ada keburukan padanya, mungkin seperti itu juga diri kita.

Maka tidak perlu untuk mengolok-olok, mencemooh,  apalagi sampai menyalahkannya.

Karena itu sama halnya dengan kita mengata-ngatai bayangan cermin kita sendiri.

Tidak akan mungkin menuntut bayangan untuk berubah cermin tapi kita sendiri tidak berubah.

Maka ketika ingin lingkungan, partner, jodoh, sahabat yang baik, tidak ada jalan lain selain diri kita menjadi baik  :)

Labels

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

My Friends

My Twitter