Social Icons

Pages

Sunday, November 25, 2012

Bak Mandi Bocorrr


Hari ini adalah hari Minggu. Hari libur seperti pagi ini, seperti biasa adalah jadwal saya untuk bersih-bersih dan urus rumah. Dari nyapu, ngepel, nyuci, masak, sampai membersihkan bak mandi. Tinggal satu lagi nih yang belum,  Momong anakk ! Wkwkwk... Its okay lahhh, toh semua juga buat kita sendiri. Mau ngarep siapa lagi kalau bukan kita yang mengerjakan ???


Baiklah, pada kesempatan ini saya mau bahas bagaimana cara memomong anak! lhoohh??! Bukan-bukan. Hehe. yang benar fokus saya kali ini adalah bak mandi rumah yang ternyata bocor. 

Semenjak datang dan tinggal di rumah dinas saya ini 3 minggu yang lalu, awalnya saya tidak begitu menyadari dan memperhatikan. Setiap mengisi bak mandi penuh, setelah ditinggalkan beberapa jam, ternyata debit airnya berkurang. Selidik punya selidik, setelah ditelusuri  dan diamati dengan sudut yang pas, ternyata ada kebocoran halus di bak mandi rumah dinas saya ini.  Bocor kok halus, emang lelembut !  hehehe

Bocornya bak mandi terlalu kecil sehingga lubangnya tidak bisa dilihat maksudnyaa. Dengan mengetahui debit air yang berkurang padahal air yang tidak terpakai, berarti bisa disimpulkan ada kebocoran di situ.

Layaknya bak mandi besar seperti itulah  amalan yang kita kerjakan. Adanya kebocoran kecil seringkali kita abaikan dan tidak kita perhatikan. Sering kita  melakukan dosa-dosa kecil tanpa kita sadari, seperti hasud, membicarakan kejelekan orang lain (ghibah), bohong, menyimpan rasa dendam, iri, dsb dsb... Meskipun dosa-dosa kecil,  itu ternyata bisa mengurangi debit amalan kita seperti bak mandi yang bocor tersebut.

Jangan sampai kita sudah susah-susah mengumpulkan satu demi satu amalan, ternyata hilang dan tak berbekas karena sering melakukan dosa-dosa kecil.

Kita mungkin bisa menghindar dari dosa-dosa besar seperti zina, membunuh, mencuri, dan dosa besar lainnya, tetapi tidak bisa menghindari dosa kecil karena alasan dosanya kecil. Padahal kalau kita lihat lagi beberapa dosa kecil yang dilakukan terus menerus juga bisa menjadi dosa besar. Seperti  Sabda Nabi saw,

"Jauhilah dosa-dosa kecil, karena sesungguhnya perumpamaan dosa-dosa kecil adalah sama dengan perumpamaan suatu kaum yang turun ke sebuah lembah. Kemudian ada seorang di antara mereka membawa satu batang kayu, lalu ada lagi orang lain yang membawa sebatang kayu lagi, sampai batang kayu itu dapat dipergunakan untuk memasak roti mereka. Sesungguhnya dosa-dosa kecil itu bila dilakukan secara terus-menerus, dapat membinasakan pelakunya."

Nahh, yang penting bagi kita sekarang adalah berniat dan berusaha sebisa mungkin menghindari dosa-dosa kecil tersebut, ingat Allah akan membalas setiap perbuatan baik/buruk kita meskipun sebesar biji sarrah sekali pun (in khairan fa khairan wa in syarran fa syarran). Perbuatan baik akan dibalas dengan kebaikan dan perbuatan buruk akan dibalas pula dengan keburukan.

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerja kannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)." (QS. An-Nisaa’: 31)

Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga). (Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha luas ampunan-Nya..." (QS. An-Najm: 31-32)

Sebagai penutup, ijinkan saya mengutip kata Al Imam-Ibnu Al-Qayyim bahwa,

"Di situlah kita mesti berhati-hati dalam melangkah. Karena sesungguhnya dosa besar itu apabila disertai dengan malu, rasa takut, dan anggapan terhadap sesuatu yang besar padahal sebetulnya sesuatu itu kecil, maka dia tidak akan melakukan perbuatan dosa. Sebaliknya, dosa kecil apabila tidak disertai dengan rasa malu, tidak peduli,tidak takut, dan meremehkannya, maka dia akan menjadi dosa besar. Dan bahkan akan menduduki peringkat yang paling tinggi di antara dosa-dosa tersebut." 

Semoga dengan uraian di atas bisa menjadi pengingat  terutama untuk penulis sendiri supaya terhindar dari segala bentuk perbuatan dosa dan kemungkaran baik dosa besar maupun dosa kecil.

Salam.

Labels

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

My Friends

My Twitter